Candi yang unik ini terletak di lerengan Gunung Wilis di tengah kebun teh di Desa Geger, Kecamatan Sendang. Suasana sangat sepi dan ketika dan jarang ada orang melewati lokasinya. Udaranya sangat sejuk dan candinya ditutupi kabut. Menurut orang setempat kalau tidak kabut candi ini memiliki pemandangan gunung Wilis dan tanah datar di bawahnya yang spektakular. Di sebelah candi terdapat sungai kecil yang digunakan sebagai sumber air minum di desa Penampian.
Ada selamatan yang diadakan di sana untuk menyelamatkan desa di bawah dan supaya panennya baik. Menurut orang setempat selamatan ini mengingat nenek-moyangnya yang pernah tinggal di daerah itu. Selamatan itu menggunakan campuran bahasa Jawa dan Arab dan biasanya diadakan pada setiap malam Jumat. Jarang sekali ada wisatawan datang ke sana baik orang Indonsia maupun orang asing.
| Klik Untuk Melihat Maps |
Situs ini merupakan sebuah candi berundak, teras yang membujur dari timur ke barat berada di lereng Tenggara Gunung Wilis. di bagian atas Altar terdapat sebuah prasasti yang berangka tahun 820 C. Selain itu terdapat banyak peninggalan-peninggalan yang lainnya antara lain dua buah Arca laki–laki dan sebuah Arca Ganesha serta dua arca tokoh wanita dan sebuah bola batu.
Candi Penampihan adalah candi Hindu kuno peninggalan kerajaan Mataram kuno yang merupakan candi Hindu kuno yang dibangun pada tahun Saka 820 atau 898 Masehi. Arti Penampihan itu sendiri konon berasal dari Bahasa Jawa yang berarti antara penolakan dan penerimaan yang bersyarat.
Sumber : Bappeda Tulungagung
